Sensasi Wisata Di Way Kambas

Sensasi Wisata Di Way Kambas

Sensasi Wisata Di Way Kambas – Menikmati sensasi pemandangan sambil bermain dengan satwa yang ada di TNWK dan melihat bagaimna perkembangan satwa yang ada disana. salah satunya yaitu Gajah.

Bermain Bersama Gajah

Sensasi Wisata Di Way Kambas

Mengunjungi lampung kurang lengkap rasanya jika belum berkunjung ke way kambas atau taman perlindungan gajah taman nasional way kambas yang terletak di daerah lampung tepatnya di kecamatan labuhan ratu, Lampung timur, indonesia

hutan lindung serta tempat konservasi hutan serta bagi hewan. Sumatra kaya akan keanekaragaman hayati terutama lima satwa kunci yaitu badak Sumatra,harimau sumatera, gajah Sumatra, tapir,dan beruang madu.

Salah satu destinasi wisata disana adalah bermain bersama gajah

Kegiatan yang akan dilakukan saat mengunjungi pusat pelatihan gajah, terdapat atraksi gajah yang dilakukan setiap sore hari dan pertunjukan gajah bermain sepak bola setiap akhir pekan. menunggang gajah sangat menyenangkan dengan pemandangan safari yang tersedia dan barangkali mendapatkan sebuah keberuntungan anda dapat bertemu dengan gajah liar. pusat pelatihan gajah merupakan tempat pelatihan gajah sedangkan plang ijo untuk memberikan sedikit informasi tentang hutan,satwa liar dan isu konservasi.dapat berkunjung ketaman nasional merupakan kesempatan yang berharga, disana bisa untuk melepaskan penat dari rutinitas hidup di kota. di way kanan terdapat jalan untuk berkeliling dan tidak diperbolehkan masuk kehutan tanpa pemandu karena terlalu berbahaya dan kemungkinan besar bisa tersesat

Pengamatan Kehidupan Gajah

GajahSumatra merupakan salh satu dari tiga spesies yang diakui sebagai gajah asia dan berasal dari pulau Sumatra.secara umum gajah asia lebih kecil dari gajah Afrika. gajah Sumatra memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan gajah Asia lainnya dengan ketinggian bahu yang dimiliki antara 2 sampai 3,2m. karena kepadatan pemukiman penduduk dan semakin menyusutnya vegetasi hutan hujan tropis menyulitkan untuk memperkirakan jumlah gajah lir yang dahulu terdapat di 8 provinsi pulau Sumatra

Bahan dan Metode Penelitian

Penelitian dilaksanakan di Pusat Konservasi Gajah Taman Nasional Way Kambas Lampung, Labuhan Ratu, Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur.

Obyek penelitian ini adalah enam ekor anak gajah dengan kondisi yang berbeda-beda saat dibawa ke pusat konservasi.

Jenis penelitian observasional deskriptif yaitu mengamati dan mendeskripsikan semua aktivitas yang dilakukan oleh anak gajah.

Aktivitas harian yang diamati mulai dari diam,duduk,berdiri,dan tidur, aktivitas dalam mengambil makanan menggunakan belalainya,memasukan kedalam mulut dan mengunyah makanan, aktivitas bergerak mulai dari berjalan,mandi,bermain dan lain sebagainya.

Hasil Penelitian

Dari seluruh aktivitas harian anak gajah yang diamati,sebagian besar waktunya (34,2%) digunakan untuk makan, waktu terbanyak kedua (21,8%) digunakan untuk bergerak, dan diikuti dengan aktivitas mencari makan (20,7%). sebagian kecil waktunya (<5%) digunakan untuk aktivitas lain.

Perilaku harian keenam anak gajah gajah hampir sama yang membedakan ialah sebanyak 35,9% dan 31,6% digunakan untuk makan, sebanyak 10% digunakan untuk beristirahat.

Wisata Edukasi Lampung

Wisata Edukasi Lampung – Siapa sih yang gak suka liburan apalagi kalau bareng teman dan keluarga ?.Ada banyak tempat wisata menarik yang bisa kamu kunjungi,contohnya Lampung.Banyak sekali wisata yang wajib kamu kunjungi loh.

Wisata Edukasi Lampung

Apa saja wisata di Lampung itu?

Sebenarnya wisata di Lampung itu sangat banyak dan beragam.Mulai dari pantai,air terjun,bukit batu,dan taman nasional yang semuanya menyuguhkan panorama mempesona.

Wisata alam lampung

  1. Taman Nasional Way Kambas

Taman nasional way kambas merupakan taman nasional yang memiliki berbagai flora dan fauna.Lokasinya teletak di Kecamatan Labuhan Ratu,Lampung timur.

Tempat ini juga menjadi tempat pelatihan,perlindungan,dan konservasi gajah sumatera.Disini para pengunjung dapat berinteraksi secara langsung dengan para gajah.

Way kambas juga kerap dijadikan tempat penelitian satwa satwa langka,baik dari peneliti nusantara maupun peneliti asing.

  1. Pulau Pahawang

Pulau pahawang menawarkan pesona bawah laut yang indah yang belum banyak diketahui.Lokasinya berada di Kecamatan Marga Punduh,Kabupaten Pesawaran,Provinsi Lampung.Pulau ini sangat cocok untuk berenang di pantai,banana boat,snorkeling atau sekedar bersantai di pantai.

  1. Pulau balak

Pulau balak juga termasuk wisata alam Lampung yang sebaiknya tidak di lewatkan.Ini adalah pantai berpasir putih dengan suasana yang sepi merupakan salah satu pulau kecil di teluk pidada,Kecamatan Punduh Pidada,Kesawaran.

Di pulau ini terasa sepi karena tidak berpenghuni namun terdapat penjaga.Ada juga penginapan jika ingin bermalam ataupun menginap berhari hari di pulau ini.

Masih banyak juga beberapa pantai yang ada di pulau Lampung ini.Tempatnya yang indah dan mempesona membuat banyak pengunjung dari luar negri ataupun dalam negri.

Wisata Edukasi Lampung

Jika kita berbicara tentang tempat wisata di Indonesia memang tidak akan ada habisnya.Karena semua pulau yang ada pasti memilki destinasi wisata tersendiri yang menarik perhatian beberapa pengunjung.Mulai dari wisata alam sampai wisata kuliner.

Kamu bisa mengajak teman ataupun keluarga untuk berkunjung ke beberapa tempat di Indonesia.Oh iya,kalau kamu ke Lampung jangan lupa berkunjung ke tempat tempat tersebut.Sangat di sayangkan kalau kamu ke lampung tetapi tidak mengunjungi nya bukan?

 

Festival Taman Nasional Way Kambas

Festival Taman Nasional Way Kambas

Festival Taman Nasional Way Kambas – Sesuai namanya, festival ini diselenggarakan di Taman Nasional Way Kambas, yang merupakan pusat konservasi dan pelatihan gajah pertama di Indonesia. Penasaran dengan rangkaian acara apa saja yang ada di festival ini? Yokk simak ulasannya.

Waktu Festival Taman Nasional Way Kambas

Rangkaian Festival ini diselenggarakan setiap bulan November. Biasanya festival ini digelar selama dua sampai tiga hari dengan beragam kegiatan. Penyelenggaraan festival ini merupakan salah satu ajang promosi untuk memperkenalkan tempat wisata di Lampung Timur. Tidak hanya memperkenalkan taman nasional way kambas,kegiatan ini juga memperkenalkan sejumlah tempat wisata yang ada di Lampung Timur,seperti Situs Taman Purbakala Pugung Raharjo dan Gua Pandan.

Festival Taman Nasional Way Kambas

Pertunjukan di Festival Way Kambas

Rangkaian acara pembukaan festival di antaranya, pertunjukan parade budaya, persembahan Tari Sigeh Pengunten, dan pentas Polisi Cilik. Di Festival  ini beragan kegiatan ditampilkan, seperti pertunjukan  atraksi gajah, Marathon Way 10 K, Forest Photography Festival, Way Kambas Adventure Trail, Fun Bike, Sketsa Way Kambas, Mocha Color Run, Lomba Tari Bedana, Tarian Bedana Massal, Way Kambas Idol, Festival Buah Nusantara, Parade Motor Antik dan Festival Kuliner.

Trail  Adventure Way Kambas juga ikut memeriahkan Festival . Trail Adventure ini diikuti oleh 400 rider yang akan menempuh jalan sepanjang 75 Km di pinggiran Taman Nasional Way Kambas.  Tak hanya rider daerah Lampung, bagi teman-teman diluar daerah juga bisa mengikuti event ini loh. Untuk jalur Trail Adventure Way Kambas ini menyusuri pinggiran hutan Way Kambas, yang titik finishnya kembali di tempat start awal. Jalur tersebut sudah tersedia sehingga nantinya tidak akan merusak kawasan hutan Way Kambas.

Nah, itulah beberapa ulasan mengenai Festival Way Kambas

 

 

 

Kemudahan Liburan Di Wisata Way Kambas

Kemudahan Liburan Di Wisata Way Kambas

Kemudahan Liburan Di Wisata Way Kambas – Mau liburan serta beristirahat di Way Kambas? tapi belum menemukan tempat penginapan yang cocok?simak ulasan berikut.

Kendaraan menuju Way Kambas

Tidak sulit untuk mencapai lokasi Wisata Way Kombas. Banyak cara untuk bisa sampai ke sana.Untuk kalian yang tidak ingin repot, kalian bisa menyewa mobil + driver untuk mengantar kalian ke sana, atau juga bisa menggunakan taksi online. Dengan cara ini, kalian hanya perlu duduk manis ketika mobil melaju ke sana. Dan untuk Anda yang ingin menghemat pengeluaran, Anda bisa menaiki kendaran umum untuk melakukan perjalanan menuju Way Kambas.Kalian bisa naik Bus DAMRI dari Terminal Rajabasa. Ada 2 jam keberangkatan Bus ke arah Way Kambas, yaitu pukul 07:00 WIB dan pukul 14:30 WIB. Untuk tarifnya sekitar Rp 30.000/orang untuk sekali jalan.Untuk kondisi  jalurnya pun cukup mulus dan terminal busnya pun cukup besar dan nyaman.

Kemudahan Liburan Di Wisata Way Kambas

Jarak dari Pusat Kota

Taman Nasional Way Kambas ini terletak di Kecamatan Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur,Lampung. Jarak dari pusat kota Bandar Lampung ke Way Kambas sekitar 98 km atau sekitar 3 jam perjalanan.Sedangkan jika ditempuh dari Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, Jaraknya sekitar 113 km.

Penginapan Sudah tersedia

Untuk wisatawan yang datang dari jauh dan membutuhkan tempat untuk beristirahat,Taman Nasional Way Kambas juga telah menyediakan fasilitas penginapan yang memadai. Salah satunya adalah Mahout Guest House. Mahout Guest House terdiri dari enam unit kamar, dan untuk satu kamar memiliki ukuran yang cukup lapang dan bisa diisi hingga lima orang tamu, bahkan bisa untuk 10 orang tamu . Di dalam kamar, sudah tersedia berbagai fasilitas yang memadai seperti dua kasur, lantai yang luas, karpet, meja, kursi dan kipas angin.Sementara, untuk fasilitas di publik area, tamu akan menemukan empat kamar mandi bersih, toilet jongkok, serta perlengkapan mandi. Selain itu, tersedia juga dapur umum plus peralatan memasak seperti kompor yang bisa digunakan untuk membuat makanan maupun minuman, dispenser,hingga wastafel.

Lalu, Bagaimana dengan biaya yang dibutuhkan untuk bermalam di Mahout Guest House? Dengan tarif Rp250.000 hingga Rp300.000 per malam, Anda sudah  bisa menempati kamar  dan menggunakan fasilitas lain sepuasnya.

Jika kebetulan Anda kehabisan kamar di Mahout Guest House, Anda tidak perlu cemas. Pasalnya, di dekat Taman Nasional Way Kambas, telah tersedia beberapa penginapan yang bisa dijadikan tempat beristirahat. Nah, salah satu penginapan terdekat dengan taman nasional Way Kambas adalah Satwa Elephant Eco Lodge, yang hanya berjarak 500 meter dari Taman Nasional Way Kambas. Untuk biaya menginap di tempat ini, Anda  perlu mengeluarkan biaya sekitar Rp820.000 per malamnya.

 

 

 

 

 

 

Mengungkap Sejarah Taman Nasional Way Kambas

Mengungkap Sejarah Taman Nasional Way Kambas

Mengungkap Sejarah Taman Nasional Way Kambas – Kalian mencari sejarah tentang taman nasional way kambas? disini kita akan sama-sama belajar tentang sejarah tersebut dengan lebih mudah dan dapat dicerna dengan baik. Simaklah artikel berikut.

Pendirian Awal Taman Nasional Way Kambas

Mengungkap Sejarah Taman Nasional Way Kambas

Taman Nasional Way Kambas  merupakan salah satu dari dua kawasan konservasi di provinsi Lampung.dengan luas kurang lebih 125,631.31 ha. Secara geografis wilayah ini terletak diantara 40°37′ – 50°16′ LS dan diantara 105°33′ – 105°54′ BT.

Sejarah pendirian kawasan ini dimulai dari tahun 1936 oleh resident  lampung, mr. rookmaker, yang diperkirakan ada sekitar 200 gajah, tapi sekarang sangat sukit untuk menentukan jumlahnya, kemudian pada tanggal 13 maret 1997 surat keputusan menteri kehutanan nomer  185/Kpts-II/ 1997 yang dimana sub balai konservasi SDA Way Kambas ditetapkan menjadi Balai Taman Nasional Way Kambas.

Alasan ditetapkannya kawasan ini sebagai kawasan pelestarian alam ialah untuk melindungi satwa liar yang ada didalamnya. taman nasional way kambas ditetapkan sebagai kawasan taman warisan oleh ASEAN. Ditetapkannya TMWK ini menjadikannya di posisi ke 4 di Indonesia dan ke 36 di Asia tenggara

Perkembangan Taman Nasional Way Kambas

Setelah ditetapkannya sebagai suaka margasatwa selama 20 tahun, kawasan ini sempat mengalami kerusakan yang cukup parah pada saat dibukanya hak pengusahaan hutan. Satwa yang masih terjaga kelestariannya dari kerusakan tersebut ialah tapir, enam jenis primata,gajah sumatera,rusa gambar, harimau sumatera,dan beruang madu.

Rumah gajah sumatera kini terancam punah, kalian pasti tahu jika gajah seperti ikon dari taman nasional way kambas. kini pihak dari taman nasional way kambas sedang melakukan rencana untuk melindungi rumah gajah sumatera yang terancam punah. Populasi hewan lainnya pun ikut dipantau oleh pihak konservasi taman tersebut untuk mencegah adanya kepunahan dan pemburuan satwa liar.

Karena adanya pandemi saat ini taman ini ditutup untuk umum dan untuk mencegah penyebaran virus covid-19. kita berdoa saja supaya pandemi ini cepat berakhir dan kita dapat berkunjung ke Taman Nasional Way Kambas di Lampung.

Kita juga sebagai warga negara Indonesia harus membantu untuk melestarikan dan menjaga satwa yang ada supaya tidak terancam punah.

Nah itu sedikit pembahasan tentang mengungkap sejarah dan perkembangan taman nasional way kambas, semoga bermanfaat.